Lebah Indah Collection

Lebah Indah Collection Hp/Whatsapp. 085225 047315 Pin Bb. 79f34c6b Kebahagiaan Anda adalah tujuan kami

Monday, July 28, 2025

Sudut Pandang (Kisah Inspiratif)

 

Poin Of View (Sudut Pandang)

Oleh Tain (dari literasi media)

 


 Beberapa tahun silam, seorang pemuda terpelajar dari semarang sedang bepergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. “Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?” Tanya si pemuda. “ oh saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua”, jawab ibu itu. “ Wouw,,, hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

 

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tau pemuda ini melanjutkan pertanyaannya. “Kalau saya tidak salah anak yang di Singapore tadi, putra yang ke dua ya bu?? Bagaimana dengan kakak adik-adiknya??” “Oh ya tentu “ si Ibu bercerita : “ Anak saya yang ketigaseorang dokter di Malang, yang ke empat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi dosen di Semarang.”

 

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bias mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh. “Terus bagaiman dengan anak pertama ibu??” sambil menyela napas panjang, ibu itu menjawab, “Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak.”. Dia menggarap sawanya sendiri yang tidak terlalu lebar.”

 

Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu…. Kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani??”

 

….. Dengan tersenyum, ibu ini menjawab, “ Ooo…tidak tidak begitu nak…. Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil di bertani”

 

Pelajaran hari ini :

Semua orang di dunia ini penting. Buka matamu, pikiranmu, hatimu. Intinya adalah kita tidak bisa membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai. Orang bijak berbicara “  hal yang paling penting adalah bukanlah “SIAPAKAH KAMU” tetapi “APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN.” (lic)

 

Sunday, July 27, 2025

Inipun Akan Berlalu (Kisah Inspiratif)

 Inipun Akan Berlalu

Oleh : Tain dari literasi media



Seorang petani kaya mati meninggalkan kedua putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua putra ini hidup bersama dalam satu rumah. Sampai suatu hari mereka bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua harta warisan ayahnya. Setelah harta terbagi, masih tertinggal satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka.


Mereka membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin di dalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian dan yang satu terbuat dari perunggu murah. Melihat cincin berlian itu, timbullah keserakahan sang kakak, dia menjelaskan, “Kurasa cincin in bukan milik ayah, namun warisan turun- temurundari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya untuk anak-cucu kita. Sebagai saudara tua, aku akan menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu.


Sang adik tersenyum dan berkata, “Baiklah, ambil saja yang emas, aku ambil yang perunggu.” Keduanya mengenakan cicin tersebut di jari masing-masing dan berpisah. Sang adik merenung, “Tidak,  aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian yang mahal itu, tetapi kenapa ayah menyimpan cincin perunggu murahan ini?” Dia mencermati cincinya dan menemukan sebuah kalimat terukir di cincin. Ini pun INI PUN AKAN BERLALU. “Oh, rupanya ini mantra ayah.” Gumamnya sembari kembali mengenakan cicin tersebut.


Kakak beradik tersebut mengalami jatuh bangunnya kehidupan. Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta pora, bermabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal, dia menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, hutang sana sini. Demikian terjadi dari waktu ke waktu, sampai akhirnya dia kehilangan keseimbangan batinnya, sulit tidur, dan mulai memakai obat-obatan penenang.

Akhirnya dia terpaksa menjual cicin berliannya untuk membeli obat-obatan yangt membuatnya ketagihan.


Sementara itu, ketika panen berhasil sang adik mensyukurinya, tetapi dia teringat oleh cincinnya : INI PUN AKAN BERLALU. Jadi dia pun tidak menjadi sombong dan lupa daratan. Ketika panen gagal, dia juga ingat bahwa : INI PUN AKAN BERLALU, jadi ia pun tak larut dalam kesedihan. Hidupnya tetap saja naik turun, kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal, namun dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang dating, hanya akan berlalu. Dia tidak pernah kehiolangan  ke3seimbangan batinnya, dia hidup tenteram, hidup seimbang, hidup bahagia. (lic)


Saturday, July 5, 2025

Contoh Rencana Strategi Dukungan Sistem BK

 Contoh Format Rencana Strategi Dukungan Sistem BK




contoh :

RENCANA  STRATEGI DUKUNGAN SISTEM

LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

MTs NU HASYIM ASY’ARI 01 KUDUS

A.      Identitas Program

Nama Program           : Dukungan Sistem Layanan Bimbingan dan Konseling

Penyusun                     : Tim BK Sekolah

Periode Pelaksanaan               : Tahun Ajaran 2025/2026

B.      Latar Belakang

Layanan bimbingan dan konseling memerlukan dukungan sistem yang kuat agar dapat berjalan optimal, baik dari segi kebijakan, sarana prasarana, maupun kolaborasi antar pihak terkait

C. Tujuan

1. Meningkatkan efektivitas layanan BK

2. Menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi perkembangan peserta didik.

3. Memperkuat sinergi antara guru BK, guru mata pelajaran, wali kelas, orangtua/wali murid, serta manajemen sekolah.

D. Rencana Strategi Kerja

No

Strategi

Kegiatan

Penanggungjawab

Jadwal

Jumlah Peserta

Indikator Keberhasilan

1

Penyediaan Sranan Prasarana

Menyediakan ruang Konsultasi Khusus

Koordinator Guru BK

Agustus

8

Tersedia 1 Ruang BK

2

Penguatan Kolaborasi

Rapat Koordinasi rutin dengan wali kelas

Guru BK

Setiap Bulan

9

Notulen Rapat dan Tindak lanjut

3

Peningkatan Kompetensi

Workshop peningkatan kompetensi

Kamad

September

20

Sertifikat dan evaluasi workshop

 

 

 

 

 

 

 

 

E. Monitoring dan Evaluasi Berkala

Survei kepuasan layanan serta forum diskusi terbuka dengan stakeholder (guru/peserta didik/orangtua) dengan tim Evaluator (BK + Manajemen sekolah). Monitoring dilakukan setiap semester. Evaluasi program didasarkan pada rumusan tujuan yang ingin dicapai. Di samping itu, perlu dilakukan evaluasi keterlaksanaan program. Hasil evaluasi dapat dijadikan salah satu bentuk akuntabilitas layanan bimbingan dan konseling.

Hasil evaluasi dan diakhiri dengan rekomendasi tentang tindak lanjut pengembangan program selanjutnya.

Contoh Evaluasi Proses:

No

Aspek yang di evaluasi

Metode

Keberhasilan

Tindak Lanjut

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

F. Laporan Hasil Evaluasi

 

 

 

 

 

 

Mengetahui,

Kepala

MTs NU Hasyim Asy’ari 01

 

 

 

 

 

SETIYOWATI, S.Pd

Kudus,    Juli 2025

Konselor/ Guru BK

 

 

 

 

 

 

TAIN, S.Pd

 


RPL Layanan Perencanaan Individu (BK MTsHA1)

 Sebuah Contoh RPL Layanan Perencanaan Individu



Ini contoh RPL Perencanaan Individu :

RPL Layanan Bimbingan Konseling

Perencanaan Individual

A. Identitas Layanan

Komponen

 

Keterangan

Nama Sekolah

:

MTs NU Hasyim Asy’ari 01

Jenis Layanan

:

Perencanaan Individual

Bidang Layanan

:

Belajar / Karier

Topik Layanan

:

Menyusun Rencana Studi dan Karier

Sasaran

:

Siswa Kelas IX A, IX B

Waktu Pelaksanaan

:

1 x 45 menit (bisa lebih untuk sesi lanjutan)

Tempat

:

Ruang BK atau Ruang Kelas


B. Tujuan Layanan

Setelah mengikuti layanan ini, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Mengenal bakat, minat, dan potensi dirinya secara objektif.
  2. Menyusun rencana studi/jurusan dan karier masa depan secara terarah.
  3. Mampu merumuskan langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut.

 

C. Kompetensi yang Diharapkan

  • Kompetensi Umum: Peserta didik mampu merencanakan masa depan secara mandiri.
  • Kompetensi Khusus: Peserta didik mampu menyusun rencana pendidikan dan karier jangka pendek dan panjang.

 

D. Materi Layanan

  • Pengertian perencanaan individual
  • Konsep diri, bakat, minat, dan potensi
  • Informasi pendidikan lanjut dan dunia kerja
  • Cara menyusun rencana belajar dan karier

 

E. Metode dan Teknik

Metode

Teknik

Wawancara, diskusi, refleksi

Self-assessment, pengisian form rencana individual, konsultasi pribadi

 

F. Langkah-Langkah Kegiatan

  1. Pendahuluan (5–10 menit)
    • Menyapa siswa, menjelaskan tujuan layanan
    • Apersepsi: pentingnya perencanaan masa depan
  2. Inti (25–30 menit)
    • Siswa mengisi angket minat dan bakat (jika belum)
    • Diskusi hasil asesmen secara singkat
    • Siswa menyusun rencana belajar dan/atau karier dengan format yang disediakan (rencana jangka pendek – jangka panjang)
  3. Penutup (5–10 menit)
    • Refleksi siswa terhadap proses
    • Tanya jawab terbuka
    • Penjadwalan sesi lanjutan jika diperlukan

 

G. Media dan Sumber Belajar

  • Lembar rencana individu
  • Kartu potensi diri
  • Laptop/infografis jurusan
  • Referensi: Buku karier, data perguruan tinggi/SMK/SMA, info pelatihan atau kursus

 

 

 

H. Evaluasi

Jenis Evaluasi

Bentuk

Proses

Observasi keterlibatan siswa, kelengkapan pengisian

Hasil

Portofolio rencana individu yang telah disusun siswa

Tindak Lanjut

Siswa yang belum tuntas dibimbing secara lanjutan (sesi lanjutan/konseling individual)

 

 

                  Kudus, 4 Juli 2025

Kepala

MTs NU Hasyim Asy’ari 01 Kudus

 

 

 

 

 

 

SETIYOWATI, S.Pd

Guru BK/ Konselor

 

 

 

 

 

 

 

TAIN, S.Pd

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran Contoh Format Rencana Individu (Portofolio Siswa)

Rencana Pendidikan dan Karier Siswa

Nama: ...............................................
Kelas: ....................
Minat: ...............................................
Bakat/Potensi: .......................................
Cita-cita/Jenis Karier yang Diinginkan: .............
Pilihan Jurusan/Program Studi: .......................
Sekolah/Lembaga yang Dituju: ........................
Rencana Tindakan (Langkah-langkah):

  1. ...............................................
  2. ...............................................
  3. ...............................................

Refleksi Diri (setelah sesi):
......................................................................
......................................................................