Lebah Indah Collection

Lebah Indah Collection Hp/Whatsapp. 085225 047315 Pin Bb. 79f34c6b Kebahagiaan Anda adalah tujuan kami

Monday, September 22, 2025

Berpikir

 

Berpikir

dari Saluran Filusofi

di share Tain



Pikiran tumpul bukan bawaan lahir, melainkan akibat gaya hidup yang membiarkan otak pasif terlalu lama. Penelitian dari University of Edinburgh menunjukkan bahwa aktivitas mental yang menantang dapat memperlambat penurunan kognitif hingga 30 persen seiring bertambahnya usia. Artinya, otak bisa tetap tajam bahkan saat tubuh mulai menua jika dilatih dengan benar.

Kita sering menemui orang yang terlihat awet muda secara mental, cepat menangkap pembicaraan, dan punya pandangan hidup segar, meski usianya sudah jauh di atas kita. Sebaliknya, ada pula yang di usia muda sudah lelah berpikir, malas belajar, dan hanya mengulang rutinitas tanpa daya kritis. Inilah alasan mengapa mengasah otak penting, bukan hanya agar terlihat pintar, tetapi supaya hidup terasa penuh makna dan tidak cepat habis oleh kebosanan.

1. Rutin Menghadapi Masalah yang Memicu Otak Berpikir

Otak adalah organ adaptif. Semakin sering digunakan untuk menyelesaikan masalah, semakin kuat koneksi saraf yang terbentuk. Sebaliknya, jika dibiarkan menganggur, otak menjadi malas.

Contohnya, seseorang yang terbiasa menganalisis masalah di tempat kerja biasanya lebih tenang saat menghadapi krisis di rumah. Mereka terlatih mencari solusi, bukan panik.

Mulailah dengan tantangan kecil, seperti memecahkan teka-teki logika atau mengajukan pertanyaan kritis pada setiap berita yang kamu baca. Konten di logikafilsuf sering mengulas teknik berpikir kritis yang membantu mengasah otak tanpa terasa berat, ini bisa jadi kebiasaan baru yang menyenangkan.

2. Biasakan Membaca Buku yang Menantang Pikiran

Buku yang mudah hanya memberi kenyamanan, sementara buku yang menantang memaksa otak bekerja keras. Saat kita berusaha memahami ide-ide yang kompleks, otak menciptakan jalur baru untuk menyerap informasi.

Ambil contoh buku filsafat atau sejarah yang memerlukan interpretasi mendalam. Membacanya mungkin membuatmu frustrasi di awal, tetapi justru itu latihan mental yang menjaga otak tetap gesit.

Jangan terpaku hanya pada genre favorit. Membaca di luar zona nyaman membuat kita melihat dunia dari sudut pandang baru, melatih otak untuk fleksibel dan lebih kreatif.

3. Pelihara Kebiasaan Menulis untuk Merapikan Pikiran

Menulis bukan sekadar menuangkan kata-kata, tetapi proses menyusun logika. Saat kita menulis, otak dipaksa memilah mana yang penting dan mana yang tidak.

Misalnya, setelah membaca buku, tuliskan ringkasan dengan bahasamu sendiri. Kebiasaan ini melatih daya ingat sekaligus keterampilan berpikir jernih.

Menulis secara rutin juga membantu meredakan stres. Pikiran yang teratur cenderung lebih tajam karena tidak dibebani kekacauan emosi.

4. Jaga Pola Tidur yang Konsisten

Tidur bukan kemewahan, melainkan kebutuhan biologis untuk memproses ingatan dan membersihkan racun di otak. Kurang tidur membuat fungsi kognitif menurun drastis.

Lihat saja bagaimana seseorang yang kurang tidur sulit fokus dan mudah lupa. Kondisi ini jika dibiarkan berulang bisa mempercepat penuaan otak.

Tidur berkualitas dengan durasi cukup akan membuat otak segar, siap menerima informasi baru, dan memprosesnya lebih efisien.

5. Latih Diri Mengatur Emosi dengan Sehat

Emosi negatif yang berlarut-larut dapat mengganggu kerja otak, terutama di bagian prefrontal cortex yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan.

Sebagai contoh, saat kita marah, sulit sekali berpikir rasional. Tetapi dengan latihan pernapasan atau meditasi singkat, amarah bisa diredam sehingga otak kembali jernih.

Kecerdasan emosional yang terjaga akan membuat otak tidak mudah lelah oleh stres, sehingga lebih fokus pada hal-hal produktif.

6. Perbanyak Diskusi dengan Orang yang Berbeda Pandangan

Bergaul hanya dengan orang yang sependapat membuat otak nyaman, tetapi tidak berkembang. Diskusi dengan sudut pandang berbeda memaksa kita menguji argumen sendiri.

Misalnya, berbicara dengan teman yang memiliki pandangan politik berbeda. Alih-alih berdebat untuk menang, coba dengarkan alasan mereka. Ini melatih empati sekaligus memperluas cara kita memandang masalah.

Diskusi semacam ini sering memicu ide-ide baru yang sebelumnya tidak terpikirkan. Otak pun jadi lebih fleksibel dalam menghadapi kompleksitas dunia nyata.



7. Rutin Melatih Tubuh untuk Menjaga Aliran Darah ke Otak

Otak yang sehat membutuhkan pasokan darah yang lancar. Olahraga teratur terbukti meningkatkan neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak membentuk koneksi baru.

Latihan sederhana seperti jalan cepat atau yoga sudah cukup membantu menjaga kejernihan pikiran. Bahkan 20 menit aktivitas fisik bisa meningkatkan fokus selama beberapa jam setelahnya.

Dengan tubuh yang bugar, otak juga bekerja lebih optimal. Kita lebih mudah konsentrasi, mengingat, dan berpikir kreatif.

Mengasah otak bukan pekerjaan sekali jadi, melainkan kebiasaan seumur hidup. Semakin sering dilatih, semakin tajam ia bekerja, bahkan di usia senja. Menurutmu, kebiasaan mana yang paling efektif menjaga otak tetap aktif? Tulis di komentar dan bagikan tulisan ini agar lebih banyak orang terinspirasi menjaga kejernihan pikirannya.

Tuesday, September 16, 2025

Sejarah Berdirinya MTs NU Hasyim Asy'ari 01 Kudus

Sejarah Berdirinya MTs NU Hasyim Asy'ari 01 Kudus

oleh Tain Abu Nayya

dari buku Hari Lahir ke 34 Hasyim Asy'ari 01





SEJARAH BERDIRINYA MTs NU HASYIM ASY’ARI 01 KUDUS

        I.            PENDAHULUAN

Puji Syukur kita sanjungkan kehadirat Allah Swt, teriring sholawat dan salam semoga terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, segenap keluarga, sohabat-sohabatnya dan segenap umatnya yang setia dan taat sepanjang masa. Aamiin.

Pada tanggal 10 Mei 1974 Lembaga Pendidikan Hasyim Asy’ari Kudus didirikan. Kita merasa sangat bersyukur kepada Allah Swt, karena apa yang menjadi gagasan pada saat itu dapat dilaksanakan dan akhirnya berkembang dengan pesat sejalan dengan dinamika dan tuntutan zaman, memenuhi kebutuhan Masyarakat utamanya di bidang Pendidikan. Memang dapat dikatakn bahwa pada saat itu jumlah sekolah/ madrasah belum begitu banyak, apalagi dikalangan Nahdliyin. Maka kelahiran dan kehadiran sekolah/ Madrasah Hasyim Asy’ari sangat di tunggu oleh Masyarakat.

Menyadari bahwa kewajiban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Adalah tanggungjawab Bersama antara Pemerintah, Orang tua, dan Masyarakat, maka Pengurus Cabang NU Bersama LP Ma’arif dan para tokoh Pendidikan Islam dikalangan NU merasa sangat perlu untuk mendidirikan Lembaga Pendidikan yang kemudian Bernama Hasyim Asy’ari. Kami menggunkan istilah Lembaga Pendidikan dengan maksud untuk memudahkan pemahaman, karena didalamnya nanti ada Pendidikan Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas. Ternyata Pendidikan Guru Agama mendapat prioritas untuk didirikan yang pertama, mengingat kehadirannya sangat di tunggu-tunggu oleh Masyarakat terutama warga Nahdliyin.

 

      II.            PROSES BERDIRINYA

1.      Terbentuknya Panitia Pendiri

Pada tanggal 10 Mei 1974, di rumah Bapak Sonhadji, BA diadakan acara ritual ala Nahdliyin yang di ikuti oleh 9 (Sembilan) orang, yaitu :


1)         Bapak H.A Saleh Sakur

2)         Bapak H. Moehdi

3)         Bapak Sayuti Nafi’, BA

4)         Bapak Djalal Syuyuti

5)         Bapak Malichan

6)         Bapak Munawar Cholil, BA

7)         Bapak Sonhadji, BA

8)         Bapak Daenuti, BA

9)         Bapak MusliChan

Kesembilan orang tersebut kemudian dinyatakan sebagai paniti Pendiri, dan tanggal 10 Mei 1974 ditetapkan sebagai hari lahirnya Lembaga Pendidikan Hasyim Asy’ari Kudus.

Panitia pendiri tersebut dengan struktur sebagai berikut :

Pelindung                                    : Bp. HA. Saleh Syakur (Ketua PCNU Kudus)

Penasehat                                    : Bp. H. Moehdi (Wakil Ketua PCNU Kudus)

Ketua                                             : Bp. Sayuthi Nafi’, BA

Wakil Ketua                                 : Bp. Djalal Suyuthi

Sekretaris                                    : Malichan, BA (Tokoh NU Cabang Kudus)

Wakil Sekretaris                         : Bp. Munawar Cholil, BA

Bendahara                                   : Bp. Sonhadji, BA (Ketua LP Ma’arif cab.Kudus)

Pembantu Umum                      : Bp. Daenuri, BA (Tokoh Masyarakat)

                                                        : Bp. Muslichan Hamid  Noor (Tokoh Masyarakat)

 


2.      Tentang Nama Sekolah

Panitia Pendiri dalam rapatnya pada tanggal 17 Juni 1974 di rumahnya Bp. Moehdi, memutuskan bahwa sekolah yang didirikan Adalah Pandidikan Guru Agama (PGA). Sedangkan nama PGA tersebut perlu dikonsultasikan dan mohon petunjuk kepada KH. Muhammad Arwani. Maka atas petunjuk beliau, PGA ini diberi nama Hasyim Asy’ari, karena Hadirotus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari Adalah ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama dan salah seorang Pahlawan Nasional.

Pada rapat tersebut di atas juga di putuskan, kepala sekolah Adalah Bp. Malichan, BA sedangkan Wakil Kepala sekolah Adalah Bp. Sayuti Nafi’, BA.

Kehadiran PGA Hasyim Asy’ari di Kudus ternyata mendapat respon yang positif dari Masyarakat terbukti pada tahun ajaran pertama (1975) mendapat murid 131 orang, dan pada tahun berikutnya (1976) jumlah murid menjadi 265 orang, tidak dari Kabupaten Kudus saja tapia da yang berasal dari Jepara, Pati, dan Demak. Jumlah siswa selalu bertambah sejalan dengan kemajuan yang dicapainya.

 

3.      Kepengurusan

Meski keberadaan PGA 6 tahun Hasyim Asy’ari tampak sudah meyakinkan, terbukti animo Masyarakat makin kuat untuk menyekolahkan putra-putrinya di PGA 6 tahun Hasyim Asy’ari. Dan dalam rapat pengurus yang diselenggarakan di rumah Bp. Malichan, BA pada tanggal 5 Januari 1976, pengurus tersebut ditetapkan sebagai Pengurus Yayasan Hasyim Asy’ari, yang susunannya Adalah sebagai berikut :

Pelindung         : KH. Mohammad Arwani

Penasehat         : Bp. H. Zaenuri Noor

Ketua I               : Bp. Sayuthi Nafi’, BA

Ketua II              : Bp. Drs. Djalal Suyuthi

Sekretaris I       : Bp. Malichan, BA

Sekretaris II      : Bp. Drs. Munawar Cholil

Bendahara        : Bp. Drs. M. Sonhadji

Pembantu         : 1. Bp. Drs. Chadziq ZU

                                2. Bp. Drs. Islahuddin

                                           3. Bp. Daenuri, BA

                                           4. Bp. Chambali Ahmad, BA

Pengurus Yayasan Hasyim Asy’ari Kudus secara resmi tercatat di Notaris Kudus RM Porbo Koesoemo pada tanggal 19 Maret 1976 dengan akte No. 17.


 

    III.            MASA PERKEMBANGAN

Lembaga Pendidikan Hasyim Asy’ari di Kudus yang pertama kali didirikan Adalah Pendidikan Guru Agama (PGA) Hasyim Asy’ari yang berlokasi di SD Tanwirul Qulub di Desa Dema’an Kecamatan Kota Kudus.

Adanya peraturan pemerintah bahwa PGA diseluruh Indonesia harus alih fungsi menjadi Madrasah Tsanawiyah dan Madrsah Aliyah maka PGA Hasyim Asy’ari  harus mengikuti peraturan tersebut. Sehingga PGA Hasyim Asy’ari berubah menjadi Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Hasyim Asy’ari.

 

 Catatan : semoga bermanfaat, mohon koreksi jika ada pelaku sejarah yang membaca tulisan ini. untuk perbaikan literasi kedepan. 




Friday, August 1, 2025

Mencapai Potensi Hidup yang Maksimal (Kisah Inspiratif)

 

Mencapai Potensi Hidup yang Maksimal

Oleh : Tain dari literasi media

 


Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik; kesuksesan dalam karir, rumah tangga dan hubungan social. Namun seringkali kitaterbentur oleh berbagai kendala. Dan kendala terbesar justru pada diri kita sendiri. Mari kita keluar dari pola piker yang sempit dan mulai berpikir dengan paradigm yang baru.

 

Ada 7 langkah agar kita mencapai Potensi Hidup yang Maksimal :

1.      Langkah pertama : PERLUAS WAWASAN

Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat level yang lebih tinggi. Anda ahrus memiliki gambaran mental yang jelas tentang yang akan anda raih. Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu, meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap aspek kehidupanmu.

 

2.      Langkah kedua : MENGEMBANGKAN GAMBAR DIRI YANG SEHAT

Itu artinya anda harus melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakana tentang anda. Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana anda memandang dirimu sendiri dan apa yang anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan tingkat kepercayaan diri anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang anda bayangkan mengenai dirimu sendiri.

 

3.      Langkah ketiga : TEMUKAN KEKUATAN DIBALIK PIKIRAN DAN PERKATAANMU

Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang anda pikirkan, amak sia akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu. Pikiran menentukan perilaku, sikap, dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.

 

4.      Langkah keempat : LEPASKAN MASA LALU, BIARKAN IA PERGI

Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya dalam hidup ini. Jika anda ingin hidup berkemenangan, anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini. Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan sikap burukmu selama ini, atau membenarkan tindakanmu, untuk tidak mengampuni seseorang

 

5.      Langkah kelima : TEMUKAN KEKUATAN DI DALAM KEADAAN YANG PALING BURUK SEKALIPUN KITA HARUS BERSIKAP

“ Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana.” Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini. Kita semua pasti mengalami hal-hal yang datang menyerang kita. Kita boleh saja di jatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar bagaiman untuk bangkit lagi dari dalam.

 

6.      Langkah keenam : MEMBERI DENGAN SUKACITA

Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri. Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita, Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita, namun kadang kita lupa terjebak dalam perilaku mementingksan diri sendiri. Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan apabil kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

 

7.      Langkah ketujuh : MEMILIH UNTUK BERBAHAGIA HARI INI.

Anda tidak harus menunggu samapi semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin anda berbahagia apapun kondisimu, sekarang juga.

Monday, July 28, 2025

Sudut Pandang (Kisah Inspiratif)

 

Poin Of View (Sudut Pandang)

Oleh Tain (dari literasi media)

 


 Beberapa tahun silam, seorang pemuda terpelajar dari semarang sedang bepergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. “Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?” Tanya si pemuda. “ oh saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua”, jawab ibu itu. “ Wouw,,, hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

 

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tau pemuda ini melanjutkan pertanyaannya. “Kalau saya tidak salah anak yang di Singapore tadi, putra yang ke dua ya bu?? Bagaimana dengan kakak adik-adiknya??” “Oh ya tentu “ si Ibu bercerita : “ Anak saya yang ketigaseorang dokter di Malang, yang ke empat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi dosen di Semarang.”

 

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bias mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh. “Terus bagaiman dengan anak pertama ibu??” sambil menyela napas panjang, ibu itu menjawab, “Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak.”. Dia menggarap sawanya sendiri yang tidak terlalu lebar.”

 

Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu…. Kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani??”

 

….. Dengan tersenyum, ibu ini menjawab, “ Ooo…tidak tidak begitu nak…. Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil di bertani”

 

Pelajaran hari ini :

Semua orang di dunia ini penting. Buka matamu, pikiranmu, hatimu. Intinya adalah kita tidak bisa membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai. Orang bijak berbicara “  hal yang paling penting adalah bukanlah “SIAPAKAH KAMU” tetapi “APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN.” (lic)

 

Sunday, July 27, 2025

Inipun Akan Berlalu (Kisah Inspiratif)

 Inipun Akan Berlalu

Oleh : Tain dari literasi media



Seorang petani kaya mati meninggalkan kedua putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua putra ini hidup bersama dalam satu rumah. Sampai suatu hari mereka bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua harta warisan ayahnya. Setelah harta terbagi, masih tertinggal satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka.


Mereka membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin di dalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian dan yang satu terbuat dari perunggu murah. Melihat cincin berlian itu, timbullah keserakahan sang kakak, dia menjelaskan, “Kurasa cincin in bukan milik ayah, namun warisan turun- temurundari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya untuk anak-cucu kita. Sebagai saudara tua, aku akan menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu.


Sang adik tersenyum dan berkata, “Baiklah, ambil saja yang emas, aku ambil yang perunggu.” Keduanya mengenakan cicin tersebut di jari masing-masing dan berpisah. Sang adik merenung, “Tidak,  aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian yang mahal itu, tetapi kenapa ayah menyimpan cincin perunggu murahan ini?” Dia mencermati cincinya dan menemukan sebuah kalimat terukir di cincin. Ini pun INI PUN AKAN BERLALU. “Oh, rupanya ini mantra ayah.” Gumamnya sembari kembali mengenakan cicin tersebut.


Kakak beradik tersebut mengalami jatuh bangunnya kehidupan. Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta pora, bermabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal, dia menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, hutang sana sini. Demikian terjadi dari waktu ke waktu, sampai akhirnya dia kehilangan keseimbangan batinnya, sulit tidur, dan mulai memakai obat-obatan penenang.

Akhirnya dia terpaksa menjual cicin berliannya untuk membeli obat-obatan yangt membuatnya ketagihan.


Sementara itu, ketika panen berhasil sang adik mensyukurinya, tetapi dia teringat oleh cincinnya : INI PUN AKAN BERLALU. Jadi dia pun tidak menjadi sombong dan lupa daratan. Ketika panen gagal, dia juga ingat bahwa : INI PUN AKAN BERLALU, jadi ia pun tak larut dalam kesedihan. Hidupnya tetap saja naik turun, kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal, namun dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang dating, hanya akan berlalu. Dia tidak pernah kehiolangan  ke3seimbangan batinnya, dia hidup tenteram, hidup seimbang, hidup bahagia. (lic)


Saturday, July 5, 2025

Contoh Rencana Strategi Dukungan Sistem BK

 Contoh Format Rencana Strategi Dukungan Sistem BK




contoh :

RENCANA  STRATEGI DUKUNGAN SISTEM

LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

MTs NU HASYIM ASY’ARI 01 KUDUS

A.      Identitas Program

Nama Program           : Dukungan Sistem Layanan Bimbingan dan Konseling

Penyusun                     : Tim BK Sekolah

Periode Pelaksanaan               : Tahun Ajaran 2025/2026

B.      Latar Belakang

Layanan bimbingan dan konseling memerlukan dukungan sistem yang kuat agar dapat berjalan optimal, baik dari segi kebijakan, sarana prasarana, maupun kolaborasi antar pihak terkait

C. Tujuan

1. Meningkatkan efektivitas layanan BK

2. Menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi perkembangan peserta didik.

3. Memperkuat sinergi antara guru BK, guru mata pelajaran, wali kelas, orangtua/wali murid, serta manajemen sekolah.

D. Rencana Strategi Kerja

No

Strategi

Kegiatan

Penanggungjawab

Jadwal

Jumlah Peserta

Indikator Keberhasilan

1

Penyediaan Sranan Prasarana

Menyediakan ruang Konsultasi Khusus

Koordinator Guru BK

Agustus

8

Tersedia 1 Ruang BK

2

Penguatan Kolaborasi

Rapat Koordinasi rutin dengan wali kelas

Guru BK

Setiap Bulan

9

Notulen Rapat dan Tindak lanjut

3

Peningkatan Kompetensi

Workshop peningkatan kompetensi

Kamad

September

20

Sertifikat dan evaluasi workshop

 

 

 

 

 

 

 

 

E. Monitoring dan Evaluasi Berkala

Survei kepuasan layanan serta forum diskusi terbuka dengan stakeholder (guru/peserta didik/orangtua) dengan tim Evaluator (BK + Manajemen sekolah). Monitoring dilakukan setiap semester. Evaluasi program didasarkan pada rumusan tujuan yang ingin dicapai. Di samping itu, perlu dilakukan evaluasi keterlaksanaan program. Hasil evaluasi dapat dijadikan salah satu bentuk akuntabilitas layanan bimbingan dan konseling.

Hasil evaluasi dan diakhiri dengan rekomendasi tentang tindak lanjut pengembangan program selanjutnya.

Contoh Evaluasi Proses:

No

Aspek yang di evaluasi

Metode

Keberhasilan

Tindak Lanjut

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

F. Laporan Hasil Evaluasi

 

 

 

 

 

 

Mengetahui,

Kepala

MTs NU Hasyim Asy’ari 01

 

 

 

 

 

SETIYOWATI, S.Pd

Kudus,    Juli 2025

Konselor/ Guru BK

 

 

 

 

 

 

TAIN, S.Pd

 


RPL Layanan Perencanaan Individu (BK MTsHA1)

 Sebuah Contoh RPL Layanan Perencanaan Individu



Ini contoh RPL Perencanaan Individu :

RPL Layanan Bimbingan Konseling

Perencanaan Individual

A. Identitas Layanan

Komponen

 

Keterangan

Nama Sekolah

:

MTs NU Hasyim Asy’ari 01

Jenis Layanan

:

Perencanaan Individual

Bidang Layanan

:

Belajar / Karier

Topik Layanan

:

Menyusun Rencana Studi dan Karier

Sasaran

:

Siswa Kelas IX A, IX B

Waktu Pelaksanaan

:

1 x 45 menit (bisa lebih untuk sesi lanjutan)

Tempat

:

Ruang BK atau Ruang Kelas


B. Tujuan Layanan

Setelah mengikuti layanan ini, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Mengenal bakat, minat, dan potensi dirinya secara objektif.
  2. Menyusun rencana studi/jurusan dan karier masa depan secara terarah.
  3. Mampu merumuskan langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut.

 

C. Kompetensi yang Diharapkan

  • Kompetensi Umum: Peserta didik mampu merencanakan masa depan secara mandiri.
  • Kompetensi Khusus: Peserta didik mampu menyusun rencana pendidikan dan karier jangka pendek dan panjang.

 

D. Materi Layanan

  • Pengertian perencanaan individual
  • Konsep diri, bakat, minat, dan potensi
  • Informasi pendidikan lanjut dan dunia kerja
  • Cara menyusun rencana belajar dan karier

 

E. Metode dan Teknik

Metode

Teknik

Wawancara, diskusi, refleksi

Self-assessment, pengisian form rencana individual, konsultasi pribadi

 

F. Langkah-Langkah Kegiatan

  1. Pendahuluan (5–10 menit)
    • Menyapa siswa, menjelaskan tujuan layanan
    • Apersepsi: pentingnya perencanaan masa depan
  2. Inti (25–30 menit)
    • Siswa mengisi angket minat dan bakat (jika belum)
    • Diskusi hasil asesmen secara singkat
    • Siswa menyusun rencana belajar dan/atau karier dengan format yang disediakan (rencana jangka pendek – jangka panjang)
  3. Penutup (5–10 menit)
    • Refleksi siswa terhadap proses
    • Tanya jawab terbuka
    • Penjadwalan sesi lanjutan jika diperlukan

 

G. Media dan Sumber Belajar

  • Lembar rencana individu
  • Kartu potensi diri
  • Laptop/infografis jurusan
  • Referensi: Buku karier, data perguruan tinggi/SMK/SMA, info pelatihan atau kursus

 

 

 

H. Evaluasi

Jenis Evaluasi

Bentuk

Proses

Observasi keterlibatan siswa, kelengkapan pengisian

Hasil

Portofolio rencana individu yang telah disusun siswa

Tindak Lanjut

Siswa yang belum tuntas dibimbing secara lanjutan (sesi lanjutan/konseling individual)

 

 

                  Kudus, 4 Juli 2025

Kepala

MTs NU Hasyim Asy’ari 01 Kudus

 

 

 

 

 

 

SETIYOWATI, S.Pd

Guru BK/ Konselor

 

 

 

 

 

 

 

TAIN, S.Pd

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran Contoh Format Rencana Individu (Portofolio Siswa)

Rencana Pendidikan dan Karier Siswa

Nama: ...............................................
Kelas: ....................
Minat: ...............................................
Bakat/Potensi: .......................................
Cita-cita/Jenis Karier yang Diinginkan: .............
Pilihan Jurusan/Program Studi: .......................
Sekolah/Lembaga yang Dituju: ........................
Rencana Tindakan (Langkah-langkah):

  1. ...............................................
  2. ...............................................
  3. ...............................................

Refleksi Diri (setelah sesi):
......................................................................
......................................................................